Wed, Jan 25th 2012
Dengan nama Allah, segala puji dan syukur bagiNYA,
Tak ada yang terindah seindah nikmat islam
Tak ada nikmat yang lebih nikmat dari iman
Dan tak ada anugerah yang menorehkan haru lebih haru dari ukhuwah,
Hari ini telah berbicara dihadapan kita semua
~ Seorang yang bukan ayah namun lebih lekat diingat dari ayah,
karena mungkin ayah sendiri terpisah, harus...
~ Seorang inspirator yang membuat jiwa keruh kembali jernih,
seorang yang jika diungkap dalam satu bait, amatlah sempit, pasti butuh lebih...
lebih banyak bait untuk ditulisi...
~Seorang yang menuntun kita semua menghadapi masa sulit diberbagai musim kehidupan
yang seolah terus berkelumit, pahit, sakit, namun beliau yakin itu takkan sulit..
Dan dengan itu semua, beliau telah mendapatkan tempatnya di hati kita, tanpa kita sadari atau tidak, suatu saat nanti, saat semua ada pada pilihan hidupnya sendiri...
kita pasti mengingat dan merindukan beliau
Beliau pagi ini berbicara,
Tentang masa depan, pilihan hidup, tak lupa hijab
"Setiap orang pasti akan menjalani hidupnya, mereka pasti punya pilihan hidup yang akan ia jalani kedepannya, terlepas itu dari keinginannya sendiri atau pilihan orang tuanya. Yang pasti saya berat untuk melepas kalian, tapi kalian tak mungkin terus disini, kalian akan pergi dan itu merupakan suatu keharusan. saya hanya bertugas untuk mengantar kalian kedepan pintu gerbang menuju suatu kehidupan yang lebih nyata"
Terhenyak...
Seisi kelas hening ...
Tak bisa diungkapkan, wajah tertunduk, nafas terhela, dan rasa terhempas.
Beliau lanjutkan:
"dan satu pesan, janganlah kalian menghilang...
jika nanti kalian suntuk dan lelah dengan kerasnya intrik dan kehidupan luar, pulanglah!!!
pintu gerbang Abu hurairah akan selalu terbuka untuk kalian, jangan pernah lupa kalau kalian juga bagian dari keluarga besar Abu hurairah"
Tak terasa, hujan air mata membasahi pipi
Sebagian orang dari seisi kelas tak dapat mengemban haru lagi,
Entah bagian mana,
Entah waktu berkata apa,
Entah maknanya berimbang atau tidak,
Tapi hati remuk redam dibuatnya,
Jujur, jika harus mengingat hari perpisahan, amat sakit rasanya...
Beliaupun menutupnya dengan ulasan tentang keadaan yang mungkin berubah setelah tak tinggal di sakan
beliau menyampaikan itu semua dengan nada bicara yang tulus,
Tak perlu dibuat-buat seperti orang kebanayakan!
Beliau bilang:
"Dan jika nanti saya harus menemukan kalian dalam keadaan yang berbeda, cuma ada dua hal yang mungkin saya lakukan:
Pertama; saya tidak mengenal kalian
Kedua; saya akan berpura-pura tidak mengenal kalian
Walaupun itu semua terjadi, waiyyadzubillah... pasti di hati kecil saya yang terdalam saya akan merasa sedih, sedih karena kalian tidak berbicara seperti berbicara kalian dahulu, tidak berfikiran seperti pola fikiran kalian dahulu, dan tidak berbusana seperti busana kalian dahulu"
Saudariku yang kucinta..
Menurutku hari ini hari yang sempurna,
Karena diawali oleh petuah beliau, yang akan selalu membekas di dada,
dan aku yakin, hari-hari kedepanpun akan jadi hari yang sempurna
karena kita menjalaninya bersama
raihlah apa yang kita cita-citakan untuk diraih
gapailah, apa yang kita impikan dari surgaNYA
cintailah saudari seiman yang kini terduduk disisi kita,
karena kebersamaan kita tak lagi lama...
Saudariku yang kucinta..
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam bersabda:
من أحب لله و أبغض لله و أعطى لله و منع لله فقد إسثكمل الإيمان
"Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan melarang karena Allah, maka ia telah menyempurnakan imannya"
Kita ada,
Kita bermimpi bersama
kita mewujudkannya bersama
dan kita saling mencinta, semoga selalu karenaNYA
Karena cinta semu tak terbilang
tak berkesan, tak menawan, hanya lamunan semata
kuharap kita tak sedang menjalani cinta semu antar satu dan lainnya
kuharap cinta di dada hanya karenaNYA
karena ingin surgaNYA
karena mengharap menatap wajahNYA
maka, doa satu-satunyalah ajang bersatunya kita,
Karena walau hati tertaut, namun raga tak selalu bertemu,
hanya doa yang mewakilkan rasa saling memiliki
rasa saling menyayangi
berbekas kenangan bertahun silam yang tak mungkin langsung pergi
Saudariku yang kucinta
selama bersama kalian terlalu banyak hal yang kupelajari
dan selama menetap di Abu hurairah terlalu banyak cerita yang kuresapi dan kufahami
semua karena satu kalimat
KALIAN BENAR-BENAR TEMAN YANG BERARTI
tak ada yang pantas untuk mewakili selain itu
detik-detik ini
rasanya tak ingin cepat berlalu
tapi apa daya aku bukan Tuhan yang bisa memutar waktu...
Abu Hurairah
adalah sekolah yang lebih dari tempat belajar,
penagjarnya tak sekedar memberi, namun juga mendidik
berteman dan bersahabat benar-benar hal yang lekat disini...
Abu Hurairah
domonasi warna hijau membuat tempat ini sejuk,
terlihat redup namun hakikatnya lembut
disini terdapat banyak hati-hati yang teduh
hati-hati hamba yang benar-benar mengiba pada Rabb al-ma'bud
Abu hurairah
Rumah kedua, peraduan kedua, cinta kedua
dan didalamnya banyak sekali hal utama yang sulit untuk dilupa
Akhirnya, aku manusia yang penuh khilaf hanya mampu ucapkan maaf
terima kasih karena sudah menjadi teman yang sangat baik
terima kasih atas cerita indah selama ini
Semoga kita semua dipertemukan di surga tertinggiNYA
Me,
(Secretary)
Pak Tomiiiiiiiiiiiiii!!! :'(
BalasHapus100.000 buat inasss!!!!! XD
Hapus