Disuatu pagi yang indah dan hangat, pak dosen bahasa Inggris mulai membuka pelajaran dengan sebuah cerita yang sangat menginspirasi. Walaupun sebelumnya beliau juga banyak bercerita, namun hanya kisah inilah yang masih kuingat (maklum belum lewat seminggu) -_-'
Setelah berfikir beberapa
saat,sang kaisarpun memutuskan untuk mengadakan perlombaan menebang
pohon.
*ciyus loe? mana bisa nebang pohon dijadiin pengalaman?*
Eiits, sabar dulu, ceritanya juga baru mulai, udah main ciyas ciyus aja!!! >.<
Setelah sayembara menyebar didatangkanlah dua ahli penebang pohon dari kampung halaman mereka masing-masing, keduanya terlihat sepadan, dari awal jumpa tak ada yang terlihat lebih unggul atau tidak unggul.
"Baiklah, karena kalian berdua sudah sampai disini aku akan menjelaskan tata cara perlombaannya, masing-masing kalian akan beristirahat di kamar yang sudah kusediakan, dan kalian hanya boleh menebang pohon setelah matahari terbit esok pagi, siapa yang paling banyak menebang pohon, dialah pemenangnya"
Merekapun bergegas ke kamar masing-masing. Penebang pohon pertama bergumam "sepertinya aku harus tidur lebih awal, agar esok energiku untuk menebang pohon benar-benar maksimal" iapun melirik ke tetangganya yang sedang asyik begadang sambil memandangi langit "hey, kau tidak tidur?"
"kau tidur saja lebih dulu aku belum mengantuk"
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, sekitar pukul enam, penebang pohon
pertama terlihat sangat siap dan bugar untuk menebang banyak pohon,
sebelum berangkat ke ladang, ia melirik ke kamar tetangganya yang
ternyata tertidur pulas.
"Ha ha.. sudah kuduga akan seperti ini" senyumnya picik. Iapun meninggalkan saingannya yang entah kapan akan terbangun dari mimpinya.
"Namun disitulah letak ungkapan working hard, working smart! ada yang bisa menebak kira-kira apa yang dilakukan penebang kedua sehingga harus bergadang semalam suntuk?"
Kelaspun hening, tak ada jawaban... aku yakin merekapun memikirkan apa yang kufikirkan
"lanjutkan saja ceritanya pak! rasa penasaran kami sudah tidak tertolong lagi... hehe"
Penebang keduapun menyusul, sekitar dua jam setelah penebang pertama menebang pohon-pohonnya. Melihat saingannya yang datang dengan wajah lusuh tak karuan, penebang pertamapun berteriak sombong: "hei, kau! jam segini baru bangun! lihat aku! aku akan menyelesaikan tiga pohon! sedangkan kau belum dapat satu pohonpun! menyerahlah! semua hadiah itu akan jadi milikku!!!!"
Tanpa berkomentar penebang keduapun mulai bekerja
"dug, kreeeeek.... blassss" *suara pohon tumbang :P
"apaaaaa?????!!!"
"hei, kau! jam segini baru selesai tiga pohon! bagaimana bisa kau mengalahkanku!!!"
penebang keduapun beralih ke pohon kedua, ketiga, keempat,,,, dan menghabiskan seluruh pohon yang ada, penebang pertamapun melongo tanpa kata-kata.
"Begitulah, jika kita menggabungkan antara kerja keras dan kerja cerdas, maka hasilnya akan jauh lebih baik dari yang kita duga,penebang kedua tidak tidur untuk mengasah kapaknya setajam mungkin. jadi kesimpulan dari cerita ini adalah jika kita cerdas tanpa kerja keras, maka itu sama saja dusta, jika kita bekerja keras tanpa kecerdasan maka itu sia-sia"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar